Analisis Perbedaan Kadar Hematokrit dalam Sampel yang Dihomogenisasi Sekunder Sebanyak 8 Kali yang Tidak Dihomogenisasi Sekunder

Sinaga, Hotman and Sebayang, Rosnita and Hutabarat, Mustika and Rengsi, Regina (2023) Analisis Perbedaan Kadar Hematokrit dalam Sampel yang Dihomogenisasi Sekunder Sebanyak 8 Kali yang Tidak Dihomogenisasi Sekunder. Oceana Biomedicina Journal, 6 (1). pp. 58-70. ISSN 2614-0519

[img] Text
laporan publikasi penelitian.pdf

Download (1MB)
[img] Text
cover dan daftar isi.pdf

Download (511kB)
[img] Text
jurnal penelitian.pdf

Download (623kB)
Official URL: https://ocean-biomedicina.hangtuah.ac.id/index.php...

Abstract

Latar Belakang: Pemeriksaan hematologi merupakan salah satu kegiatan di laboratorium klinik. Pemeriksaan hematologi salah satunya adalah pemeriksaan hematokrit. Pada pemeriksaan hematokrit salah satu hal yang penting dalam tahap pra analitik adalah homogenisasi sampel. Penundaan pemeriksaan yang terjadi menyebabkan darah mengendap oleh karena itu perlu dilakukan homogenisasi sekunder sebelum darah diperiksa menggunakan alat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya perbedaan hasil pemeriksaan kadar hematokrit dalam sampel yang tidak dihomogenisasi sekunder dan dihomogenisasi sekunder sebanyak 8 kali. Metode: Jenis penelitian yang dilakukan adalah pra eksperimen dengan menggunakan Static Group Comparation. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa/i Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Katolik Musi Charitas yang dipilih secara Acidental sampling. Pemeriksaan kadar hematokrit dalam sampel menggunakan alat Sysmex XP-100 dengan menggunakan metode Apature Impedance Counters. Sampel diperiksa dengan diberi perlakuan tanpa homogenisasi sekunder dan dihomogenisasi sekunder sebanyak 8 kali. Data hasil pengukuran sampel kemudian diuji dengan menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Sampel yang diperiksa sebanyak 30 sampel memiliki rata-rata hasil pemeriksaan kadar hematokrit dalam sampel yang diberi perlakuan tidak dihomogenisasi adalah 65% dan rata-rata hasil pemeriksaan sampel dengan perlakuan dihomogenisasi sekunder sebanyak 8 kali adalah 39,9%. Hasil pemeriksaan tersebut diuji secara statistik dan menunjukkan hasil terdapat perbedaan yang bermakna p=0,000<0,05. Simpulan: Terdapat perbedaan hasil pemeriksaan kadar hematokrit sampel yang tidak dihomogenisasi sekunder dan dihomogenisasi sekunder 8 kali.

Item Type: Article
Subjects: R Medicine > RB Pathology
R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Journal Publications > Medical Laboratory Technology Diploma Study Program
Depositing User: Mustika Sari Hutabarat
Date Deposited: 07 Feb 2023 10:02
Last Modified: 07 Feb 2023 10:02
URI: http://eprints.ukmc.ac.id/id/eprint/9496

Actions (login required)

View Item View Item